Pembunuhan Sadis Kawedanan, Polisi Tangkap Suami dan Keponakan Korban

Januari 13, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Magetan, Pewarta – Teka-teki dibalik siapa pelaku penganiayaan keji yang menyebabkan Sukarmi (40) warga RT 15 RW 3 Dusun Gandek, Desa/Kecamatan Kawedanan, Magetan akhirnya terkuak. Polisi menetapkan Dwi Wahyuni Indraningtiyas (keponakan korban) dan Darto (suami korban) sebagai tersangka. Penangkapan keduanya dipimpin Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Suyatni dan Kapolsek Kawedanan AKP Gangsar. Dalam tempo tak sampai 24 jam dengan petugas yang terus memburu keberadaan kedua tersangka yang kabur menggunakan sepeda motor Honda Vario warna hitam saat malam kejadian, berhasil menangkap keduanya, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 10.30 WIB. Kasat Reskrim Polres ( Baca selengkapnya..)

Pemdes Sukomoro Siap Genjot 2018

Januari 13, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Magetan, Pewarta – Capaian pembangunan yang dilakukan Pemerintah Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro, Magetan patut diacungi jempol. Program pembangunan tahun 2017 mulai infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan program lainnya berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu seperti yang ditargetkan, walaupun sempat menghadapi kendala keterlambatan pencairan Dana Desa (DD) Kepala Desa (Kades) Sukomoro Riyanto mengatakan seluruh program berjalan sesuai rencana dengan tidak ada kendala yang sangat berarti. Sehingga pekerjaan Desa Sukomoroi di tahun 2017 benar-benar telah selesai. “Pembangunan Desa Sukomoro baik yang bersumber dari DD maupun ADD telah terlaksana. Walaupun ada sedikit kendala yakni ( Baca selengkapnya..)

Perempuan Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia Mengenaskan, Suami dan Keponakan Tak Jelas Rimbanya

Januari 13, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Magetan, Pewarta – Warga RT 15 RW 3 Dusun Gandek, Desa/Kecamatan Kawedanan, Magetan digemparkan dengan penemuan mayat Sukarmi (45) yang merupakan warga desa setempat pada dalam kondisi mengenaskan pada Juma’t (12/1/2018) sekitar pukul 18.30 WIB. Informasi yang dihimpun, korban tinggal di rumah tersebut bersama suaminya yang bernama Sudarto dan anaknya bernama Rahmad. Rumah korban berdekatan dengan keponakannya bernama Yuni (28) yang mengalami trauma kejiwaan sepulang dari Taiwan menjadi TKW. Suparno, salah seorang saksi mengatakan, kecurigaan bermula saat kejadian sore sekitar pukul 15.00 WIB, keluarga korban disekap Yuni dirumahnya. Kemudian, ada ( Baca selengkapnya..)

Nyatakan Sampung Kondusif, Ratusan Warga Geruduk Kantor DPRD Ponorogo

Januari 12, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Ponorogo, Pewarta – Polemik tambang batu gamping yang dikelola Perusahaan Daerah Sari Gunung di kawasan Sampung terus berkepanjangan. Hingga menimbulkan situasi Desa Sampung saat ini kurang kondusif dikarenakan adanya ulah beberapa pihak yang menyalah interpestrasikan terkait kondisi sampung. Hal inilah yang membuat warga asli Desa Sampung yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Sampung (FMPS) tergerak hatinya dan melakukan aksi damai di depan kantor DPRD Kabupaten Ponorogo, Jum’at (12/1). Aksi long march dimulai dari depan kantor balai desa Sampung menuju kantor DPRD Ponorogo dan diikuti sekitar seratus warga. Dalam aksinya, ratusan ( Baca selengkapnya..)

Warga Grudo Temukan Mayat Mr. X

Januari 12, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Ngawi, Pewarta – Jum’at (12/1/2018), sesosok mayat tanpa identitas ditemukan Warga Dusun Cupo, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi Kota, Ngawi terseret arus sungai Bengawan Solo. Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang warga setempat yang hendak memancing. Dilansir dari siagaindonesia, pertama kali ditemukan posisi mayat berada di tengah aliran Bengawan Solo yang sedang banjir. Kemudian, warga menarik mayat tersebut ke pinggir dengan menggunakan perahu sampan. Yoga, salah seorang warga desa setempat mengatakan penemuan mayat itu bermula saat tetangganya tengah mencari ikan mendadak melihat ada sesosok mayat yang ( Baca selengkapnya..)

Antisipasi Bencana Alam, BPBD Ngawi Dirikan Posko Siaga

Januari 12, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Ngawi, Pewarta – Mengantisipasi dampak bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi mendirikan posko siaga bencana yang tersebar di beberapa titik-titik rawan. “Ngawi statusnya waspada bencana alam. Posko didirikan di tiga titik yakni Kecamatan Kwadungan, Sine dan kantor BPBD,” kata Kepala BPBD Ngawi Eko Heru saat dihubungi Pewarta via telepon, Jum’at (11/1/2018). Eko Heru menjelaskan, posko siaga darurat tanah longsor, banjir dan puting beliung tersebut sebagai langkah jaga-jaga dan persiapan jika sewaktu-waktu terjadi bencana. “Karena Ngawi rawan banjir, tanah longsor, dan puting beliung. Posko dibuka sampai Januari 2018,” ( Baca selengkapnya..)