Ketum PPWI : Mestinya Polri Perkuat Back-up KPK, Tidak Perlu Bentuk Densus Tipikor

Oktober 16, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Jakarta, Pewarta – Sehubungan rencana Polri bakal mendorong dan mensosialisasikan pembentukan Densus Tipikor Polri yang bakal dilaksanakan paling lambat akhir Desember 2017, hal itu ditanggapi dingin oleh Ketua Umum DPN PPWI Wilson Lalengke. Menurutnya, pembentukan satuan kerja baru dalam tubuh Polri yang orientasi kinerjanya nyaris sama dengan KPK, dinilai sangat tidak elok. Demikian antara lain disampaikan oleh trainer jurnalisme warga bagi kalangan Polri ini melalui WhatsAppnya kepada redaksi, Senin, 16 Oktober 2017. Sebab apabila ini berjalan, otomatis tugas dan fungsinya dalam menjalankan penindakan korupsi di lapangan akan bisa saling bentrok ( Baca selengkapnya..)

Waspada !!! Kebangkitan PKI Sudah Nyata Di Depan Mata

Oktober 16, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Magetan, Pewarta – Ribuan massa dari berbagai ormas yang menamakan diri Gabungan Umat Islam Bersatu (GUIB) menggelar aksi di lapangan Monumen Tetengger Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan yang merupakan tempat mati sahid para pahlawan korban emberontakan PKI tahun 1948, Minggu (15/10). Koordinator GUIB Magetan Imam Yudhianto mengatakan ancaman bahaya laten bukan sekedar isu. Tetapi kebangkitan PKI sudah nyata di depan mata. Telah banyak bukti terkait hal tersebut. Maka dari itu segenap bangsa Indonesia harus sentiasa siap dan waspada. “Aksi Soco 1510 mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menolak komunisme, dan ( Baca selengkapnya..)

Dandim Magetan : Waspadai Proxy War

Oktober 15, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Magetan, Pewarta –  Waspada dengan  kemajuan teknologi Proxy War karena hal tersebut merupakan ancaman nyata yang dapat melunturkan silaturahmi solidaritas persatuan, dan ideologi yang cocok untuk bangsa Indonesia adalah Pancasila bukan ideologi komunis mari kita jaga kedaulatan negara dan bersama sama memerangi idiologi komunis di Indonesia. Hal tersebut disampaikan  Komandan Kodim Magetan Letkol Arm Heru Bayu Widiatmoko pada Ziarah Syuhada keganasan PKI 1948 di Monumen Soco Sekitar 59 tahun yang lalu, lanjut Heru, Monumen Soco ini menjadi saksi sejarah kelam bangsa indonesia yaitu di kuburnya para Syuhada yang telah menjadi ( Baca selengkapnya..)

Ini 5 Deklarasi Soco !!!!!

Oktober 15, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Magetan, Pewarta – Ribuan masa aksi 1510 di monumen Soco desa Soco Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan mendeklarasikan penolakan anti PKI , Minggu (15/10) Ziarah Syuhada dan Napak tilas yang diikuti hampir lima ribu peserta  diakhir acara mendeklarasikan Anti PKI yang diberi nama Deklarasi Soco,  adapun isinya adalah Kami adalah generasi penerus Islam di Indonesia siap bersatu dalam rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Kami siap menghadapi bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI) dan partai-partai lain yang berideologi Komunisme, Marxisme danLeninismedi Negara Indonesia. Kami tidak akan meratapi masa lalu, namun kami akan senantiasa ( Baca selengkapnya..)

Komandan Kodim Magetan Berikan

Oktober 15, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Magetan, Pewarta – Komandan Kodim Magetan Letkol Arm, Heru Bayu Widiatmoko berikan pengarahan kepada seluruh peserta aksi 15/10 di Monumen Soco yang merupakan bukti nyata kekejaman PKI pada tahun 1948 Pada aksi damai  ziarah dan do’a yang digelar ini juga mendeklarasikan gerakan 15/10 sebagai tanda anti terhadap ideologi Komunis. Dandim juga menghimbau kepada masa untuk selalu menjaga ketertiban dan tegak kan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak mudah untuk di terprovokasi hal – hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.  

Ribuan Masa Mulai Berorasi

Oktober 15, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Magetan, Pewarta –  Perkembangan Aksi 1510 yang sudah mulai berkumpul dan berorasi yang di suarakan koordinator aksi, Minggu (15/10) Tampak hadir Komandan Kodim 0804 Magetan, Pengasuh Pesatren CokrokertopatiTakeran KH. Zuhdi Tafsir beserta rombongan Pada pukul 09.30 Wib  mulailah orasi  dengan bertakbir dan penyampaian orasi dari ketua GUIB Magetan Imam Yudianto, Bersambung ………