Ngaku Berprofesi Jurnalis, Pria Ini Diduga Lakukan KDRT Kepada Istri

Januari 30, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Jakarta, Pewarta – Kekerasan dalam rumah tangga kerap menimpa seorang wanita dan anak – anak. Kali ini, Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga dialami seorang wanita berinisial SS (32 tahun) yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri berinisial BC (42 tahun) yang mengaku berprofesi sebagai Jurnalis. Namun, Lebih parahnya lagi, Kejadian tersebut terjadi di dekat pintu masuk Tol Jelambar II Jakarta, Senin (29/01/2018 kemarin. Karena tidak kuat dengan ulah suaminya, SS akhirnya melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Menurut SS saat dikonfirmasi awak ( Baca selengkapnya..)

KPK, Kejaksaan dan Polisi Diminta Usut Kasus-kasus Korupsi di Era Pemerintahan SBY

Januari 6, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Jakarta – Pihak Partai Demokrat‎ ‎Merasa diperlakukan tak adil dan sewenang-wenang oleh sejumlah aparat penegak hukum terutama terhadap sejumlah kadernya yang diusung pada Pilkada 2017 lalu. Sebaliknya, sejumlah dan beberapa kalangan malah mendesak kepolisian, kejaksaan, dan KPK mengusut tuntas kasus-kasus korupsi selama 10 tahun pemerintahan Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang saat ini menjabat Ketua Umum Partai Demokrat. Adapun kasus tersebut antara lain, kasus Wisma Atlet Hambalang, Bogor, Proyek Alkes, Bank Century, yang sampai saat ini terbengkalai, dan kasus korupsi besar lainnya seperti yang pernah disampaikan mantan Bendahara Partai ( Baca selengkapnya..)

Lantaran Tidak Angkat Telepon, Istri Tewas di Tangan Suami

November 16, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Jakarta, Pewarta – Malang nian nasin Dewi Sinta, yang tewas mengenaskan di tangan Agus suaminya sendiri, hanya lantaran persoalan sepele yang membuat suaminya menjadi murka dan kalap. Peristiwa jahanam itu terjadi saat malam semakin mencekam bagi Dewi yang tidak disangkanya tidak menjawab telepon suami, membuat nyawa wanita muda itu terbang ke alam lain, Selasa (14/11/17). Hal tersebut diungkapkan Polisi usai Agus dicokok dan dimintai keterangan secara marathon. “Suaminya emosi karena memang biasanya pulang dijemput terus. Pas ditelepon enggak diangkat-angkat. Suaminya marah dan ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP),” kata ( Baca selengkapnya..)

KPK Periksa Airin Rachmi Walikota Tangerang Selatan

November 16, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Jakarta – KPK meminta keterangan Wali Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Airin Rachmi Diany dalam penyelidikan dugaan korupsi. “Saya belum bisa menyampaikan informasi karena proses perkara ini belum di tingkat penyelidikan, yang bisa dikonfirmasi memang ada kebutuhan klarifikasi yang bersangkutan terkait penanganan perkara,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Selasa (14/11/17). Airin yang menjalani permintaan keterangan sejak sekitar pukul 08.30 sampai 17.30 WIB itu juga tidak menjelaskan mengenai kedatangannya di KPK. “Tanya penyidik ya,” kata Airin yang mengenakan kemeja putih tersebut sambil masuk ke mobilnya. Bila proses ( Baca selengkapnya..)

Kasus NJOP Reklamasi, Djarot ‘Terseret’ dan 20 Anggota DPRD DKI Akan Diperiksa Polisi

November 16, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Jakarta – Dugaan korupsi penetapan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pulau reklamasi C dan D di Teluk Jakarta, yang tengah digarap kepolisian, disebut-sebut menyeret beberapa nama pejabat Pemprov DKI yang terindikasi terlibat. Sebanyak 20 anggota Komisi C DPRD DKI juga akan diperiksa. Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan akan memeriksa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan mantan Wagub Djarot Saiful Hidayat. Pemeriksaan ini terkait dugaan suap dalam proyek itu. Proses penyidikan kasus dugaan korupsi penetapan NJOP pulau C dan D di Teluk Jakarta semakin dalam. Pada ( Baca selengkapnya..)

Nah loh, KPK Buka Rekaman Johannes Marliem Ungkap Duit Rp 60 M untuk Setnov

November 16, 2017 redaksi pewarta madiun 0

Jakarta – Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi membuka rekaman percakapan antara mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto, dan Direktur Biomorf Johannes Marliem. Dalam rekaman tersebut terungkap ada duit dari proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), yang diperuntukkan untuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto. “Permintaan uang untuk Andi. Andi untuk bosnya, Setya Novanto. Pokoknya belum pasti, tapi yang jelas, kalau bisa Rp 100 miliar,” kata Sugiharto dalam sidang lanjutan korupsi e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin, 13 November 2017. Sugiharto menjelaskan, ( Baca selengkapnya..)