Warga Pojoksari Santuni 30 Yatim Piatu

Februari 22, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Magetan,  Pewarta – Sebanyak  30 anak  yatim piatu menerima santunan dari warga  dusun sumuran Desa Pojoksari Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan,  Minggu (18/2/2018) Pemberian santunan tersebut dilaksanakan pada acara pengajian taman swarga yang digelar  rutin setiap 2 minggu sekali Pengajian taman swarga yang digelar dihalaman masjid dusun sumuran dengan pembicara ketua ikatan da’i Ngawi Sudirman, S. Pdi ”  Pengajian taman swarga ini rutin digelar tiap 2 minggu sekali, selain  pengajian rutin taman swarga juga memberikan santunan kepada  30 anak yatim piatu” ujar Purwito panitia yang juga merupakan perangkat  desa Purwito menambahkan ( Baca selengkapnya..)

HUT Pacitan ke 273, Jadikan Kabupaten Pacitan Lebih Baik

Februari 19, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Pacitan, Pewarta –  Dengan momentum hari jadi Pacitan ke 273, kita selalu bersyukur apa yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan senantiasa  menjadikan Kabupaten Pacitan menjadi lebih baik. Hal tersebut disampaikan Bupati Pacitan Indartato saat memimpin upacara peringatan hari jadi Pacitan ke 273 diikuti seluruh jajaran pemerintahan, TNI, Polri, Parpol serta Ormas, Senin (19/2)   Peringatan hari jadi Kabupaten Pacitan yang ke 273 merupakan momen sejarah bagi pembangunan Kabupaten Pacitan,  diharapkan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada di Pacitan serta terhindar dari bencana ( Baca selengkapnya..)

RPI Sesalkan Sikap Kampungan Paspampres Jokowi

Februari 19, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Jakarta, Pewarta – Penghadangan Paspamres Presiden Jokowi terhadap Gubermur DKI Jakarta, Anis Rasyid Baswedan saat penyerahan piala Presiden ditribun Senayan Jakarta menuai kritikan dan kutukan yang datang dari berbagai pihak. Kali ini datang dari Rumah Pejuang Indonesia (RPI). Ketua Harian Rumah Pejuang Indonesia (RPI), Akhmad Bumi saat dikonfirmasi media ini Minggu, 18/2/2018 mengatakan sangat disesalkan sikap kampungan Paspampres Presiden Jokowi yang menghadang Gubernur DKI Jakarta, Anis Rasyid Baswedan. “Paspampres Presiden Jokowi atau Sekretariat Negara perlu menjelaskan hal itu ke publik. Anis Baswedan itu Gubernur, yang tata letak termasuk tempat duduk dan ( Baca selengkapnya..)

Ketum IKS PI Kera Sakti Lantik Pengcab Kota/Kabupaten Madiun Periode 2018–2023

Februari 18, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Madiun, Pewarta – Ketua Umum Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti Drs. Bambang Sunarja, MA., resmi melantik pengurus cabang (Pengcab) Kota/Kabupaten Madiun periode 2018–2023 di Padepokan Totong Kiem Darto, Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Minggu (18/2/2018). Pelantikan Pengcab Kota/Kabupaten Madiun ini juga dihadiri Bupati Madiun H. Muhtarom S.Sos beserta jajaran forpimda, Walikota Madiun beserta forpimda, segenap jajaran pengurus pusat dan ranting se-Kota/ kabupaten Madiun serta ketua dari 11 perguruan lain anggota Paguyuban Kampung Pesilat. “Pelantikan ini bertujuan untuk merapatkan barisan dan kekompakan dalam mengembangkan perguruan IKS ( Baca selengkapnya..)

Ribuan Warga IKS PI Kera Sakti Padati Padepokan Totong Kiem Darto

Februari 18, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Madiun,  Pewarta – Ribuan warga  IKS PI Kera sakti padati padepokan Totong Kiem Darto yang terletak di Desa Buduran Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun,  Minggu(18/2/2018) Pantauan pewarta sejak pagi pukul 07.00 banyak warga  pendekar IKS PI mulai berdatangan untuk mengikuti prosesi pelantikan pengurus cabang Madiun sekaligus perayaan HUT IKS PI Kera Sakti ke 38 Acara yang  akan dimulai pukul 10 .00 wib nampak hadir Bupati Madiun H.  Muhtarom,  S. Sos, Ketua Umum IKS PI Drs. Bambang Sunarja, MA beserta jajaran pengurus pusat,  perwakilan perguruan yang  ada  di Madiun. Hingga berita  ini diterbitkan ( Baca selengkapnya..)

NU Pacitan, Dekatkan Fasilitas Belajar Siswa Terisolir dan Rawan Longsor

Februari 17, 2018 redaksi pewarta madiun 0

Pacitan, Pewarta – Pengurus NU Pacitan dekatkan fasilitas belajar di daerah perbatasan antara Desa Bandar, Desa Jeruk dan Desa Sempu yang notabene adalah kawasan yang terisolir dan rawan longsor, dengan mendirikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu Ma’arif Bandar. Keberadaan SMP yang berdiri sejak 2008 ini menjadi sebuah jawaban untuk masyarakat sekitar agar setelah lulus dari sekolah dasar, anak-anak mereka dapat melanjutkan ke jenjang diatasnya. Karena selama ini, kebanyakan dari mereka tidak banyak yang melanjutkan sekolah karena faktor tempat tinggal yang jauh, kurangnya biaya, dan sulitnya sarana transportasi. Selain menyediakan pendidikan ( Baca selengkapnya..)