KPK Awasi Dinasti Politik di Daerah

Jakarta,Pewarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi dinasti politik memiliki potensi tinggi terjadi tindak pidana korupsi di daerah berdasarkan fakta dari hasil operasi tangkap tangan (OTT).

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menegaskan KPK tidak melarang adanya politik atau kepala daerah “turun- menurun” jika dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“KPK memperhatikan serius terhadap dinasti politik,” ujar Basaria Panjaitan di Jakarta, Jumat (2/3/18).

Menurut Basaria, intinya apabila orang tua atau anak menjadi kepala daerah atau pejabat negara tidak melakukan tindak pidana korupsi.

Basaria menyatakan penyidik KPK akan menindak tegas pejabat negara maupun kepala daerah yang terlibat korupsi dengan menerapkan pasal pencucian uang untuk memiskinkan koruptor.

Dinasti politik menjadi sorotan publik usai KPK menangkap Walikota Kendari Sulawesi Tenggara Andriatma Dwi Putra bersama bapaknya yang menjadi calon gubernur Sulawesi Tenggara Asrun.

Keduanya menjadi tersangka dugaan penerima suap dari pihak swasta untuk pendanaan kampanye pencalonan kepala daerah.

Andriatma menggantikan Asrun sebagai Walikota Kendari yang telah bertahta selama dua periode atau 10 tahun.

Penulis: ZZ-HT

Sumber : Indikasinews. com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*