Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Dua Anggota Sindikat Penipuan

Surabaya, www.pewarta-madiun.net . Jum’at (13/7) Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si., menggelar Konferensi Pers bersama kapolsek jajaran dan Kanit reskrin di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Jalan Kalianget No.1 Surabaya.

Kali ini Kapolres Tanjung Perak mengungkapkan Kasus yang dinilainya unik. Yaitu kasus penipuan dengan modus menggandakan uang, dari keterangan korban, pertama kali ditipu pelaku, saat Kamis (24/5) berada di ATM BRI Alfa Mart Jl.Asemraya diminta mentransfer beberapa kali pada seseorang yang mengaku bernama Alahudin.

Alasannya kalau korban mentransfer uang kepadanya akan dijanjikan dikembalikan dalam jumlah yang lebih besar dalam bentuk uang Ringgit Brunai paling lama Satu bulan.

Namun setelah berselang sebulan uang yang dijanjikan pelaku tak kunjung terbukti bahkan dia sulit untuk dihubungi, akhirnya korban melaporkan ke Polisi dengan dugaan Penipuan.

Atas dasar laporan korban, polisi bergerak cepat melakukan pengejaran tersangka sampai ke Banten dan Kerja keras polisi terbayar dengan ditangkapnya dua pelaku penipuan yaitu Alihudin (47) alamat Pandeglang Banten dan Ali Imron (37) alamat Serang Banten, keduamya tertangkap di daerah banten dengan lokasi yang berbeda.

Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si didampingi Kanit Reskrim Polsek Asemrowo AKP Moch.Syaifudin Jupri SH menyampaikan,” dalam sindikat ini terbagi lima kelompok tiap kelompok beranggotakan bisa Tiga sampai Lima orang, yang berhasil tertangkap ini masih satu kelompok saja.”jelasnya.

Lanjutnya,” Dalam prakteknya Lima kelompok sindikat penipuan yang berkedok penggandaan uang, ternyata saling bergantian (estafet) dalam menipu korbannya jadi letak unik cara menipunya seperti ini. Hingga kerugian korban sangat fantastis jumlahnya.

Atas kejadian ini tidak tanggung tanggung korban menderita kerugian mencapai Rp.1.100.000.000 ( Satu Milyar Seratus Juta Rupiah ), dan barang bukti yang dapat diamankan berupa 1 bh buku Tabungan BRI Norek 484001001579503 atas nama Ali Imron, 1 bh buku tabungan Tahapan BCA a/n Ali Imron, 1 bh ATM BRI, 1 bh ATM BCA, 1bh HP Samsung ,

AKBP. Antonius Agus Rahmanto, juga mengharapkan pada masyarakat untuk jangan percaya pada klenik seperti ini yang katanya bisa membuat kaya mendadak menurutnya,” kalau ingin kaya jalan satu satunya menjadi kaya adalah dengan bekerja keras sembari berdoa.”ujarnya.

Akibat perbuatannya kedua pelaku dapat di jerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan selanjutnya tersangka kini dijebloskan ketahanan Polsek Asemrowo guna penyelidikan lebih lanjut. (Ekos)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*