Program Prona diselewengkan Lurah Kali kedinding dan BKM

Surabaya, (pewarta) –  Minggu (6/5) Kasus ini berawal pada bulan September 2013, salah satu tersangka SW selaku koordinator BKM Kelurahan Tanah Kali Kedinding mengajukan ke kantor BPN 2 Surabaya yang berisi Permohonan Proyek Prona yang diketahui oleh Lurah MJ. Kemudian pada tahun 2014, Kelurahan Tanah Kali Kedinding mendapat Kuota Proyek Prona sebanyak 150 bidang tanah.
Masyarakat Tanah Kali Kedinding banyak yang merasa tertipu yang harusnya gratis diminta membayar, kemudian melaporkan ke Polres KP3, selanjutnya atas dasar laporan itu Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (KP3) bergerak cepat menuntaskannya , saat Kamis (04/05) dalam ungkap kasus Penipuan/Penggelapan yang dilakukan oleh seorang Pejabat Kelurahan Tanah Kali Kedinding, pelaku berinisial MJ dan SW selaku kordinator BKM (badan keswadayaan masyarakat) dalam pengurusan Program Prona.

Namun pada kenyataannya dalam kepengurusannya warga dimintai biaya mulai kisaran 3,7 juta rupiah sampai 4,1 juta rupiah/bidang tanah. Selanjutnya uang tersebut di gunakan untuk biaya operasional BKM dan sebagian diberikan kepada Lurah Tanah Kali Kedinding Surabaya.

Menurut Ipda Tyo Tondi selaku Kanit Pidum (Pidana Umum) Polres Pelabuhan Tanjung Perak menuturkan ” Korupsi yang dilakukan tersangka MJ dan SW ini sifatnya tidak merugikan negara, Tapi istilahnya Pungutan Liar (PUNGLI) yang dilakukan oleh pejabat Kelurahan Tanah Kali Kedinding ,” Imbuhnya .

Tersangka dikenakan tahanan luar , Adapun barang bukti yang diamankan petugas berupa 1 Foto Copy Legalisir Milik Peserta Prona, Kwitansi pembayaran yang ditanda tangani oleh Staf BKM, Copy Laporan Keuangan, dan Copy SK Penunjukan sebagai Pelaksanaan Prona Tahun 2014. Dalam hal ini, kedua tersangka bisa dikenakan Pasal 12 huruf e UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP. ( Eko )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *