Tak Kantongi Izin Resmi, Penjual Jamu Dicokok Polisi

Tersangka AY tertunduk malu saat diamankan aparat Sat Narkoba Polres Magetan

Magetan, Pewarta – Satuan Narkoba Polres Magetan mengamankan AY (34) warga Desa Cilasak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Tersangka yang sehari-hari tinggal di jl. Raya Tebon, Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, Magetan tersebut ditangkap petugas karena kedapatan mengedarkan obat atau jamu yang tidak memiliki izin edar dari BPOM dan termasuk obat keras kategori daftar G.

‘’Tersangka diamankan di depan depot jamu Sumber Waras Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, (18/10/2017) sekitar pukul 20.30 WIB,’’ kata Kasat Narkoba AKP Tri Cahyo Budi Hartono.

Tri menjelaskan sebelum membekuk tersangka, pihaknya sudah mendapat laporan bahwa kios tersebut menjual produk jamu tanpa izin edar. Setelah diuji dan dilakukan pemeriksaan ternyata benar ditemukan beberapa jenis produk jamu yang tidak memiliki izin resmi dari BPOM.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan beberapa barang bukti. Antara lain 11 dus jamu encok, 5 dus jamu gemuk, 3 dus jamu Ricalinu, 1 dus Amuraten, 7 dus Xiang Ling, 8 sachet obat sakit gigi, 35 tablet jamu Cobra X, 22 tablet jamu Urat Madu, 11 dus jamu wantong, 4 bungkus kosong jamu Cobra X, 9 dus Jamu Montallin, 6 dus jamu Asam Urat dan Flu Tulang, 38 sachet obat Daun Binahong dan uang tunai sebesar Rp. 20.000,-

“Tersangka akan dijerat dengan pasal 197 dan pasal 106 ayat (1), pasal 196 dan pasal 98 ayat (3) UU. RI no 36/2009 tentang kesehatan”, terang Kasat.

Lebih lanjut Tri menghimbau warga lebih berhati-hati dalam membeli obat atau jamu, karena dapat meracuni dan merusak organ tubuh bahkan bisa menyebabkan kematian. ‘’Jika warga melihat ada yang menjual jamu jenis tersebut harap melapor ke pihak berwajib, supaya segera kita tindak,” tegasnya. (ren/brm)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*