Warga Ngamuk Tenteng Sajam, Seorang Anggota Polisi Dilarikan ke RSUD Syamrabu

Bangkalan, pewarta-madiun.net Minggu, (3/6) Siang itu Pukesmas Kokop menerima pasien dua orang yang mengalami luka bacok diantaranya anggota Polsek Kokop, Brigadir Jaelani (33) dan Safii (50) warga dusun Sumber Sempor dan harus di rawat .

Diketahui warga Dusun Sumber Sempor Desa Dupok Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan, Tammin (50) mengamuk sambil menenteng Clurit , ketika akan diamankan malah mengancam akan membunuh keluarganya. Pihak kepolisian telah dihubungi oleh Kades Kokop Abd.Rosyid bahwa salah seorang warganya Tammin yang tengah mengalami gangguan jiwa tengah mengamuk sambil menenteng clurit.

Tak mau terjadi hal yang tidak di inginkan, upaya dari pihak keluarga dan masyarakat membujuk Tammin agar menaruh sajamnya tersebut, tetapi yang bersangkutan malah semakin brutal akibatnya dua orang menjadi korban saat akan mengamankan Tammin. Yaitu Safi’i mengalami luka pada lutut kakinya, sedangkan Brigadir Jaelani mengalami luka pada tangan sebelah kiri dan punggung sebelah kanan dan keduanya dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Akhirnya Tammin berhasil diamankan dan dibawa ke RSUD Dr. Soetomo bagian poli kesehatan jiwa.
Kapolsek Kokop Iptu Nurahmad melalui Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP.Bidarudin SH mengatakan,” yang bersangkutan telah diamankan walaupun ada dua orang yang menjadi korbannya seorang anggota Polisi dan seorang warga yang terluka akibat sajam Sdr.Tammin yang mengalami sakit jiwa.”terangnya.

Syukurlah tidak ada korban jiwa, dan dari Pihak Keluarga korban luka dengan disaksikan Kades Dupok menyadari bahwa Tammin sedang menderita sakit jiwa dan tidak menuntut terhadap kejadian tersebut. (Eks )

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*